Sejak lama, manusia telah terpengaruh oleh citra dinosaurus di layar, sehingga T-rex dianggap sebagai yang terkuat di antara banyak spesies dinosaurus. Menurut penelitian arkeologi, T-rex memang layak berada di puncak rantai makanan. Panjang T-rex dewasa umumnya lebih dari 10 meter, dan kekuatan gigitannya yang luar biasa cukup untuk merobek semua hewan menjadi dua. Dua poin ini saja sudah cukup untuk membuat manusia memuja dinosaurus ini. Tetapi ia bukanlah jenis dinosaurus karnivora terkuat, dan yang lebih kuat mungkin adalah Spinosaurus.

Dibandingkan dengan T-Rex, Spinosaurus kurang terkenal, yang tidak terlepas dari situasi arkeologis sebenarnya. Menilai dari situasi arkeologis masa lalu, para paleontolog dapat memperoleh lebih banyak informasi tentang Tyrannosaurus Rex dari fosil daripada Spinosaurus, yang membantu manusia untuk menggambarkan citranya. Penampilan Spinosaurus yang sebenarnya belum dapat ditentukan. Dalam penelitian sebelumnya, para paleontolog telah mengidentifikasi Spinosaurus sebagai dinosaurus karnivora theropoda raksasa pada periode Kapur tengah berdasarkan fosil Spinosaurus yang digali. Sebagian besar kesan orang tentangnya berasal dari layar film atau berbagai gambar yang direkonstruksi. Dari data ini, dapat dilihat bahwa Spinosaurus mirip dengan karnivora theropoda lainnya kecuali duri punggung khusus di punggungnya.

Para paleontolog mengatakan pandangan baru tentang Spinosaurus
Baryonyx termasuk dalam famili Spinosaurus dalam klasifikasi. Para paleontolog menemukan keberadaan sisik ikan di perut fosil Baryonyx, dan mengusulkan bahwa Baryonyx dapat menangkap ikan. Tetapi itu masih tidak berarti bahwa spinosaurus adalah hewan air, karena beruang juga suka menangkap ikan, tetapi mereka bukanlah hewan air.
Kemudian, beberapa peneliti mengusulkan untuk menggunakan isotop untuk menguji Spinosaurus, dengan menjadikan hasilnya sebagai salah satu bukti untuk menilai apakah Spinosaurus adalah dinosaurus air. Setelah analisis isotop fosil Spinosaurus, para peneliti menemukan bahwa distribusi isotopnya lebih mendekati distribusi isotop kehidupan air.

Pada tahun 2008, Nizar Ibrahim, seorang paleontolog di Universitas Chicago, menemukan sekelompok fosil Spinosaurus yang sangat berbeda dari fosil yang dikenal di sebuah tambang di Monaco. Kumpulan fosil ini terbentuk pada periode Kapur Akhir. Melalui studi fosil Spinosaurus, tim Ibrahim percaya bahwa tubuh Spinosaurus lebih panjang dan ramping daripada yang diketahui saat ini, dengan mulut yang mirip dengan buaya, dan mungkin memiliki sirip. Ciri-ciri ini menunjukkan bahwa Spinosaurus adalah hewan air atau amfibi.
Pada tahun 2018, Ibrahim dan timnya kembali menemukan fosil Spinosaurus di Monaco. Kali ini mereka menemukan tulang belakang ekor dan cakar Spinosaurus yang relatif terawat dengan baik. Para peneliti menganalisis tulang belakang ekor Spinosaurus secara mendalam dan menemukan bahwa bagian tersebut lebih mirip bagian tubuh yang dimiliki oleh makhluk air. Temuan ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa Spinosaurus bukanlah sepenuhnya makhluk darat, melainkan dinosaurus yang dapat hidup di air.
AdalahSpinosaurusDinosaurus darat atau air?
Jadi, apakah Spinosaurus dinosaurus darat, dinosaurus air, atau dinosaurus amfibi? Temuan penelitian Ibrahim dalam dua tahun terakhir telah cukup untuk menunjukkan bahwa Spinosaurus bukanlah makhluk darat dalam arti sepenuhnya. Melalui penelitian, timnya menemukan bahwa ekor Spinosaurus menumbuhkan tulang belakang ke kedua arah, dan jika direkonstruksi, ekornya akan menyerupai layar. Selain itu, tulang belakang ekor Spinosaurus sangat fleksibel dalam dimensi horizontal, yang berarti mereka mampu mengipas ekor mereka pada sudut yang besar untuk menghasilkan tenaga berenang. Namun, pertanyaan tentang identitas sebenarnya dari Spinosaurus belum dapat disimpulkan. Karena tidak ada bukti yang mendukung "Spinosaurus sepenuhnya adalah dinosaurus air", maka lebih banyak ahli paleontologi sekarang percaya bahwa itu mungkin makhluk amfibi seperti buaya.

Secara keseluruhan, para paleontolog telah melakukan upaya besar dalam mempelajari Spinosaurus, mengungkap misteri Spinosaurus sedikit demi sedikit kepada dunia. Jika tidak ada teori dan penemuan yang menumbangkan kognisi bawaan manusia, saya percaya bahwa sebagian besar orang masih berpikir bahwa Spinosaurus dan Tyrannosaurus Rex adalah karnivora darat. Apa sebenarnya wajah Spinosaurus yang sesungguhnya? Mari kita tunggu dan lihat!

Situs Resmi Dinosaurus Kawah:www.kawahdinosaur.com
Waktu posting: 05-Agustus-2022